primbondh/ October 31, 2018/ business intelligence

The terms Business intelligence (BI) and Data Applications are often used interchangeably to refer to the broad category of applied sciences for consolidating, reporting and analyzing enterprise knowledge to help enterprise customers make better enterprise choices. Fungsi LAG dan LEAD dapat dipakai untuk menggeser baris dari sebuah kolom berdasarkan nilai offset yang ditentukan. Enterprise Intelligence (BI) refers to expertise, applied sciences, purposes and practices used to assist a enterprise acquire a better understanding of its industrial context.

Dengan Business Intelligence pebisnis memanfaatkan keuntungan ini, pebisnis dapat meningkatkan layanannya untuk menjawab kebutuhan-kebutuhan dari pelanggan. Keamanan juga merupakan hal yang penting, mengingat masih banyak peretas tidak bertanggungjawab di luar sana.

Ini menjadi suatu tantangan bagi perusahaan yang memiliki information transaksi kecil, karena jika ingin mendapatkan information yang besar harus menunggu waktu yang cukup lama menjadikannya tidak efektif untuk meningkatkan perusahaan kecil. Kemudian untuk Arsitektur Information Warehose sendiri juga dapat dibedakan ke dalam tiga jenis, yaitu Central, Federated, dan Tiered.

Easy, dimana user mengambil data langsung dari tempat terpusat tanpa berhubungan langsung dari penyedia data itu sendiri. Dalam ODS data tersebut ditransformasikan dan diintegrasikan. Star-Schema atau dimensional mannequin adalah information model yang paling sesuai untuk memberikan consumer kemampuan pemahaman dan performan tinggi yang bisa diperhitungkan, baik pada atomic ataupun data ringkasan.business intelligence

Membutuhkan banyak knowledge : Biasanya implementasi Enterprise Intelligence diterapkan pada perusahaan besar, dalam artian perusahaan yang memiliki information transaksi yang banyak, dengan demikian untuk mendapatkan knowledge yang besar maka dibutuhkan pula waktu yang cukup lama, biasanya perusahaan sudah berdiri 5-10tahun lebih sehingga memiliki data yang cukup banyak.business intelligence

Pendekatan Bottom-Up sangat tepat bagi kebutuhan suatu organisasi yang memprioritaskan pembangunan Enterprise Intelligence di suatu departemen terlebih dahulu. Pelaku bisnis mulai dari eksekutif, manajemen bahkan sampai ke operasional harus berperan aktif juga dalam penerapan BI dan divisi IT harus bisa berkolaborasi dalam hal penyiapan information-knowledge dan arsitektur sistem.business intelligence

Share this Post