primbondh/ March 9, 2018/ business intelligence

Information Warehouse (yang secara harafiah berarti gudang information) adalah kumpulan seluruh information yang dimiliki oleh perusahaan yang didesain untuk melakukan analisis dan pelaporan, dan bukan untuk pemrosesan transaksi. Perusahaan akan mempunyai ‘Single View of the Reality’ atas semua informasi pada semua stage organisasi. Salah satu contoh konkret dari penggunaan informasi yang didapat dari large information yaitu kita dapat membuat customized commercial tergantung hal yang menarik bagi tiap konsumen.

As a part of my current venture at Georgetown University, we’ve got a requirement to extract large volumes of knowledge for business intelligence functions from Workday. Pendekatan dipilih berdasarkan kondisi dan kebutuhan organisasi yang akan membangun Business Intelligence.business intelligence

Data Warehouse merupakan koleksi knowledge yang memiliki sifat object-oriented, time-variant, dan terintegrasi dalam sebuah koleksi knowledge sebagai pendukung dalam proses pengambilan keputusan. So, on this instance, you could not have a knowledge quality situation, however a business process difficulty.business intelligence

Di awal seminar, Erwin menjelaskan pentingnya knowledge bagi suatu perusahaan. Pada pendekatan ini kerangka Knowledge Warehouse secara menyeluruh (Enterprise Information Warehouse) harus disusun terlebih dahulu yang kemudian akan diikuti oleh Information Warehouse Departemental (Data Mart).

Ini menjadi suatu tantangan bagi perusahaan yang memiliki data transaksi kecil, karena jika ingin mendapatkan information yang besar harus menunggu waktu yang cukup lama menjadikannya tidak efektif untuk meningkatkan perusahaan kecil. Kemudian untuk Arsitektur Knowledge Warehose sendiri juga dapat dibedakan ke dalam tiga jenis, yaitu Central, Federated, dan Tiered.

Dengan demikian pula perusahaan dapat mengetahui pangsa pasar yang produktif serta menguntungkan bagi perusahaan, sehingga perusahaan dapat tetap bartahan dalam mempertahankan pasarnya bahkan memperluas pemasarannya. Istilah Business Intelligence (BI) pertama kali didengungkan pada tahun 1958 oleh seorang peneliti dari IBM yang bernama Hans Peter Luhn.business intelligence

Share this Post